disuduthari header

Teknis Blogging: Menata Template Blog

7 komentar

 

Teknis Blogging: Menata Template Blog

Apa hambatan terbesar menulis di blog? Ada akal untuk mengatasinya? Hoalah, jika momok terbesar itu adalah teknis blogging, ‘tos!’ kita sama hehe. Btw, menata template blog merupakan bagian dari teknis yang dimaksud. Ternyata oh ternyata, seorang Blogger tak melulu berdua-duaan dengan tulisannya lho, tetapi dituntut pula untuk peka sama kode (uhuk, iyaa kode wkwk).


Kode yang dimaksud tentunya bukan kode antara dua aku yang terlibat dalam sebuah rasa, tetapi kode yang terkait pemograman komputer. Hups, lumayan serem juga sih. Eh tapi, itu tergantung siapa dulu yang menjalani, background tentu mempengaruhi, circle di sekeliling pun andil dalam hal ini. Oke, daripada kelamaan prolog, mending kita ngobrolin penataan template blog aja yuk!


Teknis Blogging: Menata Template Blog dengan Baik dan Benar

Masalah menata, tentu sebelumnya kita sudah meniti pemasangan templatenya dulu kan? Entah menjatuhkan pilihan pada template bawaan maupun template pihak ke tiga. Masalah penataan ini biasanya dinanti-nanti atau bahkan berganti-ganti. Jangankan yang dari nol, yang sudah punya rancangan pun tak jarang masih sering tergoda dan kurang sreg. Tak apa, itu bagian dari perjalanan, tentang pencarian, penyesuaian, hingga kenyamanan.

Sekilas Tampilan Home yang Diubah
Tampilan home page yang belum finish

Aku sendiri merasa belum benar-benar totalitas mendandani tempat kita bercengkerama ini. Menata template blog dengan baik dan benar, masih menjadi PR untukku. Ada beberapa part yang belum mewakili seutuhnya, ada step-step yang belum berjalan sebagaimana mestinya. Maka sebetulnya, obrolan kita kali ini tentang menata template blog lebih kepada saling mengingatkan, bahwa sempurna ataupun belum tampilan blog kita, yang pasti kita tak boleh lupa makna dari aktivitas kita ini. 


Tentang Makna: Mengapa Tertarik Ngeblog?

Tentang makna: mengapa tertarik ngeblog?
Sebuah part di postingan pertama di sudut hari


"Kenapa tertarik ngeblog? Karena blog ini salah satu media yang cukup efektif untuk berbagi pemikiran, pengalaman, bahkan perasaan hihi. Dan Ulfah pribadi kebanyakan kalo apa-apa seperti lihat tips dan lainnya yaa dari artikel di internet. Sementara artikel-artikel itu ada dalam suatu blog – website. Jadi, kenapa nggak kita juga ikut meramaikan dan berharap setiap pesan baik yang ada dalam tulisan kitabisa sedikit membantu orang lain."


Media berbagi

Untuk menjadi media berbagi yang efektif dan efisien, blog perlu diberi bekal khusus di samping konten yang dihidangkan. Yaps, bekal itu adalah hal berbau teknis yang mendorong performa blog menjadi lebih baik. Sebagai sebuah media, akan hambar rasanya jika disajikan sembrono. So, ini merupakan salah satu alasan mengapa kita perlu, penting, mesti mempelajari hal-hal terkait ini. Bukankah telah disinggung di materi pertama Blogspedia Coaching bahwa Blogger yang baik adalah Blogger yang tak pernah berhenti belajar dan terus meng upgrade pengetahuan dan keterampilannya?


Penyampai Pesan

Blog dengan tulisan-tulisan di dalamnya memiliki arti yang lebih dari sekedar rangkaian kata tanpa makna. Akan selalu ada tujuan dari penulisannya baik tersurat maupun tersirat. Tujuan tersebut tentunya berkaitan dengan sebuah pesan. Nah, agar pesan itu ditangkap dengan baik, maka salah satu washilahnya adalah sampaikanlah dengan baik. Di sinilah pentingnya menata printilan-printilan yang tak bisa dianggap sepele, contohnya bagaimana penggunaan font, warna tulisan, background tulisan, dsb. Tentu seperti yang banyak dikatakan, selain SEO friendly tapi reader friendly.


Membantu 

Untuk benar-benar bisa membantu lewat media ini, tentu harus terjangkau oleh para pembaca. Coba bayangkan jika kita membuat tulisan dan berharap dapat memberikan impact pada yang lain tapi kita belum paham bagaimana supaya tulisan di blog terlihat. Contohnya, jika kita buta tool-tool yang ada di dashboard misal, lalu kita tak sengaja memilih tampilan untuk diri sendiri. Wah, ini bisa membunuh harapan kita tentunya.


Teman-teman, jujur saja, ketika mengulang dan membaca kembali catatan demi catatan seperti mengapa tertarik ngeblog, bagaimana pertama kali mengenal blog, sungguh mencharge kembali. Betul tidak? Iya, sesekali boleh, asal jangan tenggelam. Menoleh wajar, asal memantau kiri kanan. Kita yang tahu betul hal apa yang bisa membangkitkan semangat kita. Karena sesuatu manusiawi, jika terkadang rasa jenuh malu-malu menghampiri.


Btw, untuk lebih bersemangat dalam menata template blog, atau dalam mempelajari hal apapun, maka salah satu triknya adalah kita harus tahu AGB (apa gunanya bagiku). 


Tentang Memupuk Semangat: Trik AGB (apa gunanya bagiku)

Trik ini kutemui dalam buku yang berjudul Accelerated Learning for 21st Century. Bagaimana cara agar kita tahu AGB?

  • Ajukan pertanyaan-pertanyaan mendasar sedari awal
  • Selalu mempertanyakan sesuatu yang sedang kita kerjakan
  • Buat pertanyaan itu sepersonal mungkin

Jika diterapkan pada aktivitas kita mempejari teknis blogging maka seperti ini contohnya:

  • Kenapa aku harus mempejari hal ini atau mengapa step ini tidak boleh aku lewatkan?
  • Apa hubungan kegiatan ini denganku?
  • Apa sih gunanya bagiku?


Nah, pertanyaan terakhir merupakan keywordnya. Carilah alasan demi alasan, lalu ingat alasan itu saat kita melakukan sesuatu. Sudah dicoba? Tentu sering dicoba yaaa, nah supaya lebih mengingatnya lagi tak ada salahnya dituliskan. Oh iya, kiat supaya kita mengingat sesuatu di long term memory kita beberapa di antaranya adalah melakukan repetisi dan membubuhi emosi. Lalu, kita harus sadar betul waktu-waktu yang paling tepat untuk menanamkan pesan baik pada otak kita. Sebelum tidur? Sesudah tidur? Saat kita relaks? Hmm, menarik untuk dipraktiktikkan.


Baiklah teman-teman, pada intinya teknis blogging yang salah satunya adalah menata template blog, agar kita lebih bersemangat saat PDKT-annya, maka kita harus tahu AGB (apa gunanya bagiku), lalu mengingat hal ini dan jadikan bahan bakar untuk aktivitas kita. Yuk, semangat ngeblognya! Kalau masih ada yang kurang, perbaiki sambil jalan.


The last, thank you~


Maria Ulfah
Seorang partner belajar dan bloger. Sangat menyukai psikologi, motivasi, & pengembangan diri, juga sering bergelut dengan hati. Baru-baru ini menjadi kontributor antologi cerpen "Mengeja Patah, Merangkai Hati."

Related Posts

7 komentar

  1. Mantap.. bukan hanya templatenya yang makin ciamik. Tulisannya juga, Daebak!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah... Aamiin ^^
      Yaa Allah, hatur nuhun pisan, Kang~

      Hapus
  2. Makin rapi makin mantap blognya mbak, barakallah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah ^^
      Aamiin Yaa Allah, makasih do'anya

      Hapus
  3. Ih tukisannya gemes teh.
    Sekarang aku juga pke fiksioner wkwk, dulu mau bgt template kyak th Ulfah hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi, kaya yang nulisnya nggak ni? Hehehe

      Waa, makin cemungud dong yaa :D

      Hapus
  4. Tulisannya, maaf typo

    BalasHapus

Posting Komentar