disuduthari header

Puisi: Luruhkan, Jangan Tanamkan

Posting Komentar

 

Puisi: Luruhkan, Jangan Tanamkan

Kubawa lari sebongkah hati.
Kutabur ranjau ambisimu di belakangku.
Masuklah ke sana. Ke lubang-lubang nestapa yang tercipta olehmu.
Berdiamlah lebih lama. Luruhkan segala rasa.

Lihat... Kosongmu buat mentari tersenyum asri.
Tiada lagi badai menggentarkan jiwa.
Bunga-bunga berhamburan dari bawah ke atas,
bersahut-sahutan dengan angin bias.

Kau pulang.
Silakan duduk sekarang.
Jangan tanamkan lagi sugesti mencintai.
Aku suka kau yang begini.


Maria Ulfah
Seorang partner belajar dan bloger. Sangat menyukai psikologi, motivasi, & pengembangan diri, juga sering bergelut dengan hati. Baru-baru ini menjadi kontributor antologi cerpen "Mengeja Patah, Merangkai Hati."

Related Posts

Posting Komentar