SENYUMAN

6 komentar

Siapa yang tak terpikat padamu? Di saat kau menghinggapi salah satu penduduk bumi, kala itu juga ia menjelma sebagai sosok penuh pesona. Indah memang. Namun kutahu, kadang kala kau datang dengan sedikit paksaan. Bahkan, ada pula yang menyalahgunakan dirimu demi seonggok kepentingan.

Bagaimana kabarmu? Setelah banyak manusia yang kau rasuki, aku penasaran tentang keadaanmu. Karena disadari atau tidak, kau memang indah. Kau memperindah. Meski hanya sebagian yang sadar, tapi tak mengurangi nilaimu yang tetap mekar.

Hidup banyak likunya, tak jarang seperti ombak yang menghantam batu karang. Berkat hadirmu, banyak asa terselamatkan. Berkat dirimu, sekotak rasa masih bisa diamankan.

Kutahu, kau tak menerima kata 'terima kasih'. Oleh karena itu, izinkan kuhadiahkan parasmu pada orang yang terkasih. Tahukah kamu, arti dirimu? Terlihat kecil bermakna besar. Terlihat mudah tapi hanya orang-orang terpilih yang mampu melakukannya. Siapapun ia, ia berhasil mengalahkan ego dalam diri. Ia menjemputmu dan memperlakukanmu dengan baik. Ia tak pernah lupa akan jasa-jasamu membersamai.

Senyuman... sudikah engkau membayang-bayangi diri ini? Sungguh, tatkala dunia membuatku jatuh, kuharap hangatmu menjadi bahan bakar kapalku tetap berlabuh. Tak ada yang lebih penting selain bertahan dari terjangan gelombang. Tak ada yang lebih kuperjuangkan selain perwujudan visi-misi di samudra kehidupan.

Arti diammu ini, kuanggap 'ya'. Tak bermaksud mengekangmu atau mengikatmu. Namun, sebuah jawaban atas pilihan, tak ingin lagi orang yang tentukan. Kuharap kamu mengerti, kuharap kamu bersedia menjadi sahabatku yang ada bukan di saat senang-senang saja. Lebih dari itu, kau penguat, kau yang membuatku hebat.

Maria Ulfah
Seorang pembelajar sepanjang hayat yang menyukai Psikologi, Motivasi, dan Pengembangan Diri, juga sering bergelut dengan 'Hati'.

Related Posts

6 komentar

  1. wah keren terus kak karyanya. semangat terus kak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe amiin Yaa Allah... Siap, semangat juga yak!

      Hapus
  2. Senyuman akan menjadi amal ketika menjadi penyemangat. Kalau senyum kecut jadi apa ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini sih dikembalikan lagi ke niat yaaa ehehehe

      Hapus

Posting Komentar

Follow by Email