disuduthari header

Puisi: Tak Terelakkan

4 komentar
Tak Terelakkan
Oleh: Maria Ulfah

Helaan nafas menjadi berat. Mata menjadi sayu.
Senyum hadir hanya jika diundang terlebih dahulu. Semuanya berpadu memicu sendu.

Mengapa rasa lelah tak memilih ruang dan waktu?
Mengapa juga harus datang padaku? 

Sesekali tangis ingin kuurai, banyak rasa yang perlu kulerai.
Tak semua hal bisa diceritakan, tak semua hal harus dibagikan.

Dari sisi terdalam, di ruang hampa tanpa gangguan.
Benar. Sebagai manusia, hal ini tak terelakkan.
Bertahan, adalah satu-satunya jawaban.

#OneDayOnePost#ODOP#disuduthari#sematanmakna
#undangsenyum#menujuranum#perasaan#tulisan#20
Maria Ulfah
Seorang partner belajar dan bloger. Sangat menyukai psikologi, motivasi, & pengembangan diri, juga sering bergelut dengan hati. Baru-baru ini menjadi kontributor antologi cerpen "Mengeja Patah, Merangkai Hati."

Related Posts

4 komentar

  1. aku salpok sama templatenya unyuuu~ eh pas baca juga dapat insight baru wah gemes aku boleh dong ya kak belajar hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe masalah templatmah bisa dicari Kak~ alhamdulillah, boleh dong kita kan lagi belajar bareng di ODOP♡

      Hapus

Posting Komentar