disuduthari header

Ide Bisnis Kreatif dan Unik

Posting Komentar

Ide bisnis

Jika ada yang menanyakan tentang aku, Apakah kamu punya ide bisnis kreatif dan unik tentu akan kujawab ya.


Namun jika ada yang menanyakan kembali apakah itu sudah matang atau tidak maka tentu aku jawabanku adalah belum 


Lalu Jika ada yang bertanya, Apakah kamu ingin mencari atau tidak ketika kamu sudah punya ide itu dan bahkan ide itu belum kamu implementasikan apakah kamu mau membaginya, jawaban aku ya dan tidak 


Aku mungkin akan membagikan tentang garis besar dari ide kreatif dan unik, tetapi untuk spesifiknya tentu saja aku tidak akan membagikan karena itu sebuah resep rahasia apalagi belum diimplementasikan itu sangat sangat riskan untuk dipakai oleh orang-orang yang menangkapnya.


So, pada kesempatan kali ini aku ingin membahas beberapa hal aja yang aku tangkap dari orang-orang yang memang bisnisnya itu menurutku cukup kreatif dan unik apalagi di era digitalisasi seperti sekarang,fenomena berikut ini juga menarik untuk disimak.


Pertama adalah ghazali everyday ini adalah sebuah fenomena EFT yang cukup mencengangkan public karena foto selfie nya setiap hari selama kurun waktu tertentu itu dapat terjual sampai besar banget lebih dari milyaran.


Nah hal ini bisa terjadi karena Ghazali ini tentunya melihat peluang yang ada di lingkungannya tentunya dia jual karena seorang ilustrator ya dia membuat fifty kemudian dilirik lah sama atau di sini sih lebih tepatnya kolektor.


Oke itu yang pertama


Bisnis yang tak kalah menarik untukku yang keduq adalah webinar online atau kelas-kelas online yang banyak banget sekarang di lingkungan kita.


Di beberapa kesempatan aku mengacungi jempol di beberapa lain aku menolak.


Maksudnya segala sesuatunya benar-benar terus diuangkan banget itu yang mestinya aku kira itu kayaknya nggak perlu deh kayaknya nggak harus begitu banget deh kayaknya itu menyalahgunakan tapi tetap dilakukan aku sangat kurang suka tidak suka bahkan.


Walau pada intinya nanti di diambil atau tidak kesempatan itu kesempatan berbayar itu kita mempertimbangkan mana yang sekiranya itu bisa diuangkan Mana yang tidak mana yang mesti kita donasikan kebaikan mana yang, okelah ini sambil sambilan.


Ada yang aku ikutin ada yang aku gugat, beda-beda ya.


Menurut ini cukup unik karena fenomena ini terjadi dan menjamur sangat sangat kejam buat karena setelah adanya covid-19 dan akhir-akhir ini lebih menjamur lagi.


Kalau untuk kita yang memang masih di tahap pembelajaran untuk update untuk memaksimalkan potensi diri maka lebih bijaklah untuk membeli layanan-layanan tertentu karena itu sama dengan kita kasihkan sumber finansial yang kita punya.


Aku pribadi di beberapa kesempatan sangat sangat menyesal telah memilih kelas tertentu yang mana dalamnya itu nggak What it banget sungguh-sungguh nggak recommended gitu dan kita yang ada disana itu semacam kedepannya secara berturut-turut terus-menerus tiada akhir disalahgunakan atau dimanfaatkan dan aku sangat menggugat itu setelah aku sadar.


Itu dia dari pengalamanku. Ada yang punya pengalaman yang sama? Boleh dishare ya.


Oh iya, jangan karena di sana sudah disediakan modul-modul saja, tetapi bagaimana progres kita itu beneran terlihat atau kamu nggak nantinya kalau misalkan nggak mah kita sama saja seperti sedang ditipu gitu.


Ini terlepas dari upaya kita sudah maksimal atau belum tetapi bagaimana fasilitas-fasilitas yang disediakan di sana atau janji-janji bahkan tidak ditepati itu sangat sangat sangat mencegahkan menjengkelkan.


Jika dikatakan bahwa nanti kamu dijanjikan Aku mendapatkan ini ini ini ini ini, tetelah pembelajaran tetapi ternyata tidak. Perjuangkan hak-hak kamu.


Ketika kamu memperjuangkan tapi ditutup aksesnya. Maka selanjutnya harus lebih bijak memilih mana yang akan kamu lakukan yang akan kamu pilih untuk kamu investasikan terhadap pengembangan diri kamu.


Belajarlah dari kesalahan. Bukan kappk dari kesalahan. Wasalam...

Maria Ulfah
Seorang partner belajar dan bloger. Sangat menyukai psikologi, motivasi, & pengembangan diri, juga sering bergelut dengan hati. Baru-baru ini menjadi kontributor antologi cerpen "Mengeja Patah, Merangkai Hati."
Terbaru Lebih lama

Related Posts

Posting Komentar