disuduthari header

Permak Tampilan Blog Edition

Posting Komentar

Pada kesempatan kali ini, aku mau cerita tentang permak tampilan blog edition. Kenapa dikatakan begitu? Karena edisi edit-edit sedari dulu sampai sekarang cukup menguji adrenalin.


Ada beberapa hal yang kugaris bawahi di dan akan keperbaiki di antaranya adalah poin-poin di bawah ini.


Poin Perbaikan dalam Permak Tampilan Blog Edition

1. Cara bikin profil di home page rasa pro

2. Kategori menjadi kotak-kotak

3. Huruf awal artikel besar

4. Judul ke tengah

5. Font judul estetik

6. Menghilangkan widget medsos besar-besar

7. Tulisan di footer yang “with love…”

8. Bikin banner tembus ke WA

9. Masukin logo

10. Ukuran gambar yang ideal

11. Dll


Apakah Sudah Selesai?

Hehe seperti yang dilihat, semua poin tadi masih belum dilakukan hehe. Kenapa? Karena satu dan lain hal belum diselesaikan. Apakah akan diselesaikan? Tentu insya Allah diselaikan. So, ini screenshot tampilan sebelum diedit, ya.


Before 1 Permak Tampilan Blog Edition

2

3

4


Intermesso Untuk Sementara

Baiklah kali ini aku mau cerita eh lebih tepatnya mengamankan posisi dari kick dulu. 


Terbebani Kenangan Manis Bersamamu Tempo Hari

Jujur, aku rindu. Aku rindu padamu yang tak mau dianggap sebagai mentor. Yang menawarkan diri sebagai partner belajar. Kamu yang tak mau dipanggil mister apalagi master, tapi kamu tanpa diminta memberi panggilan khsusus padaku yang membuatku merasa spesial. Bahkan kau pernah berkata, aku orang spesial, VIP, the very impotant person.

Sungguh, mengapa pula diri ini harus merumitkan sesuatu, padahal jika rindu tinggal bilang, jika sayang ungkapkan dan buktikan. Ah, tapi aku tak seberani itu, aku menjaga perasaanku sendiri dari penolakan. Aku tahu fase kita sedang di mana, aku tahu prioritasmu adalah keluarga. Bahkan kamu menjadi tulang punggung.

Kamu berkata, tak apa menikah nanti-nanti saja, bahkan menjelang 30 pun apa salahnya? Aku setuju, tapi ada satu sisi dalam diri yang ingin kamu tahu. Bahwa jika orang tepat sudah ada di depan mata, dan dengannya kamu menjadi lebih kuat menghadapi beban hidupmu, kenapa tidak? 

Masalah akan selalu ada, di hariku maupun harimu. Tak jarang hati teriris, air mata tak tertahankan. Namun, pola semesta memang seperti ini, tak ada selamanya senang, tak ada selamanya sedih.

Di ruang tunggu, aku teringat padamu. Pada hari-hari yang terasa indah. Kita, yang bercengkerama, tanpa jurang pemisah. Aku rindu, sungguh.

Dahulu, aku merasa kebucinan tak lebih dari kesia-siaan, tapi sekarang aku mulai berpikir bahwa ini teramat baik untuk jiwaku. Aku merasa hidup ini menjadi lebih mudah, ketenganan datang setelahnya. Sajak merintih sangat melegakan untukku. Baik sekali untuk keberlangsungan hidupku.

Tenanglah, aku tak ingin mengganggu harimu yang bahkan ku tak tahu diisi apa dan apa kau baik-baik saja. Cukup aku dan diriku yang ada saat ini, juga Tuhan.

Nafas panjang sudang berpulang, mata berkaca-kaca menyaksikan tumpahan rasa. Rasa di mana bertemu denganmu dan punya waktu bersama yang tak takut menggangggumu, adalah dambaanku. Oh ya, aku memilih bertahan dibanding menjajikan kuat. Di jalan berliku ini, aku terbebani kenangan manis bersamamu tempo hari. 


Catatan 1

Awalnya tak kusadari, bahwa oh ternyata aku begini. Begitu UP dan berenergi. Begitu mampu memeluk orang lain dan fokus pada apa yang mereka butuh, tanpa perlu eksistensi diriku. Polanya baru kudapatkan, bahwa oh aku begitu bersinar tatkala kebutuhan emosionalku terpenuhi, bank kasih sayangku penuh, ada seseorang yang ada di duniaku yang membuatku tersentuh dan aku merasa berharga dan spesial.


Ini adalah secarik kisahku, kisah seseorang yang begitu UP-DOWN dalam waktu cepat, seorang young adult yang masih meraba-raba tentang dunia. Penuh dnegan pikiran dan konsep yang ada di kepalanya, tapi sering terbentur dan padam tanpa diduga.


Aih, mengapa ada orang seperti ini? Sudahlah, kamu tak perlu risau. Aku hanya sedang menata diriku, mengenal lebih dalam tuk melangkah lebih lebar. Taka da yang salah dengan ini, aku hanya menyadari dunia penuh makna dan kita boleh jadi berbeda.


Kukira, penting untuk berdami dengan diri sendiri terlebih dahulu. Blogku akan kujadikan diari berjalan. Dokumentasi perjalannku di lembah kehidupan ini. Kamu juga silakan menjalani hari, kudoakan keselamatan untuk kita.


Sampai jumpa lagi, di cerita selanjutnya.


Catatan 2

Awalnya tak kusadari, bahwa oh ternyata aku begini. Begitu UP dan berenergi. Begitu mampu memeluk orang lain dan fokus pada apa yang mereka butuh, tanpa perlu eksistensi diriku. Polanya baru kudapatkan, bahwa oh aku begitu bersinar tatkala kebutuhan emosionalku terpenuhi, bank kasih sayangku penuh, ada seseorang yang ada di duniaku yang membuatku tersentuh dan aku merasa berharga dan spesial.


Ini adalah secarik kisahku, kisah seseorang yang begitu UP-DOWN dalam waktu cepat, seorang young adult yang masih meraba-raba tentang dunia. Penuh dnegan pikiran dan konsep yang ada di kepalanya, tapi sering terbentur dan padam tanpa diduga.


Aih, mengapa ada orang seperti ini? Sudahlah, kamu tak perlu risau. Aku hanya sedang menata diriku, mengenal lebih dalam tuk melangkah lebih lebar. Taka da yang salah dengan ini, aku hanya menyadari dunia penuh makna dan kita boleh jadi berbeda.


Kukira, penting untuk berdami dengan diri sendiri terlebih dahulu. Blogku akan kujadikan diari berjalan. Dokumentasi perjalannku di lembah kehidupan ini. Kamu juga silakan menjalani hari, kudoakan keselamatan untuk kita.


Sampai jumpa lagi, di cerita selanjutnya.


Penutup

Sekian dulu, mohon maaf tiada berarah di cerita permak tampilan blog edition. Untuk pengaplikasian aku segera menyusul ya, Partners! See you~


Maria Ulfah
Seorang partner belajar dan bloger. Sangat menyukai psikologi, motivasi, & pengembangan diri, juga sering bergelut dengan hati. Baru-baru ini menjadi kontributor antologi cerpen "Mengeja Patah, Merangkai Hati."

Related Posts

Posting Komentar