disuduthari header

Setiap Orang Unik & Istimewa, Tak Terkecuali Ia

Posting Komentar

Orang Unik dan Instimewa



Aku sungguh tak menyangka Tuhan kasih kejutan melalui seseorang yang saat ini menarik hati. Ia adalah sosok yang menyenangkan, santun, juga supportif. Aku paling suka pada bagaimana ia bersikap terhadap lawan bicaranya.


Meski banyak mengingatkankanku pada pribadi hebat yang lain, aku tak mau terjebak dengan menyama-nyamakannya. Itu mungkin hanya sepercik persamaan mereka, tentu saja aku belum tahu keseluruhannya. Yang pasti, aku percaya setiap orang unik dan istimewa, tak terkecuali ia.


Aku dengan hari-hariku yang masih banyak bernuansa biru sungguh kewalahan dan seringkali up-down dalam waktu cepat. Dibayang-bayangi rasa bersalah, psikologisku melemah. Ah, tugas-tugas bak raungan mencekam ditelinga. Ingin rasanya kukubur mereka hidup-hidup di waktu yang sama, jika kubisa.


Bersyukur, Tuhan memberikan nikmat yang luar biasa, dihadirkannya ia pada sebait pesan. Berawal dari permintaan maafnya, tantangan di hidupnya, hingga mengalun instrument dari alat musik yang ia mainkan.


Sungguh mengharukan mendapat kesempatan ini. Terima kasih banyak kuucapkannya padanya. Lebih dari itu, separuh hatiku entah mengapa tertinggal di sana. Ia sesak, aku tak mau berjarak. Ia kehilangan senyum, aku tak mau asanya ikut tertegun. Ia tak sedang baik-baik saja saat ini, tapi semoga dapat bertahan dengan baik.


Melihat karakter dan kepribadiaanya yang kutangkap sejauh ini, betapapun hidup semakin keras, ia mampu menerjang gempuran dari segala arah. Tak lupa, ini jadi pelajaran untukku juga, di saat seperti ini aspek spiritual penting sekali.


Ada empat unsur yang dapat membuat kita UP, yaitu fisik, spriritual, mental, dan emosional, begitu kata psikolog Analisa di kanal youtube Cahaya untuk Indonesia bersama habib Husain bin Ja’far.


Oh ya, aku mau menjumpainya sebentar lagi. Ia teman, teman baikku.


Maria Ulfah
Seorang partner belajar dan bloger. Sangat menyukai psikologi, motivasi, & pengembangan diri, juga sering bergelut dengan hati. Baru-baru ini menjadi kontributor antologi cerpen "Mengeja Patah, Merangkai Hati."

Related Posts

Posting Komentar