Review Drakor The Miracle (2016)

2 komentar

Review Drakor The Miracle (2016)

Hai! kali ini aku mau mereview web drama the Miracle 2013. Web drama atau mini drama series Korea Selatan ini punya 12 episode dengan hanya 16 menit setiap episodenya. Aku baru aja nonton ini borongan. Iya, ditonton sekali habis.

Jalan cerita yang ada di drakor ini cukup mainstream. Bagaimana seorang dua saudara perempuan bak bumi dan langit walau menyandang gelar ‘kembar’. Yang satu, over percaya diri dengan paras cantik, langsing, dan popular. Satunya lagi memiliki bobot dua kali lipat dari tubuh adiknya, karena itulah ia dibedakan dan minder. Lalu, hadirlah sosok misterius peramal tarot yang mengabulkan permintaan. Hingga, jiwa mereka tiba-tiba tertukar satu bulan lebih lalu terjebak kisah romansa yang bersinggungan dengan jati diri mereka sebenarnya.

Tak sulit memahami drama ini, dengan genre comedy romantic school, permasalahan yang diangkat nggak sampai njimet kaya Pent House tentunya. Wara wiri membuat penontonnya mesti usaha ekstra buat puasa nahan kata-kata kasar plus terhindar emosi negatif, wkwk.


Setelah sedikit mereview drakor the Miracle (2016) ini, apa pesan yang bisa dipetik?

Mari kita kita lihat dari 7 quotes/pernyataan dari para pemainnya!

1. Aku memang menyukai ini itu… tapi ini palsu!


2. Bagaimana mungkin orang lain menyukaimu sementara Kamu tidak menyukai dirimu sendiri?


3. Jika Kita bukan … dan … benarkah Kamu akan tetap mengenaliku?


4. Yang terpenting itu bukan tampilan melainkan jiwanya!


5. Ya, yang ia cinta itu Kamu bukan Aku. Aku benci dia, karena saat menjadi diriku sendiri dia mempermalukanku.


6. Aku juga mencintainya tetapi aku menolaknya, karena tidak mungkin Aku menyukai orang yang Kamu sukai.


7. Meskipun aku menginginkannya aku menolaknya, karena ia pada dasarnya tertarik padamu.

Lalu, kubuat #dudukdadakkata begitu series ini tuntas. Ini dia!


Identitas diri yang sejati tak mampu ditutupi oleh gemerlap hal material. Seberapapun Kamu  mencoba bersembunyi di baliknya, di titik tertentu ia yang sejati berontak dan meledak!

So, apapun yang terjadi nantinya. Disukai lagi atau tidak. Jadilah dirimu sendiri! Jangan memaksakan hal yang sudah menjadi bawaan, Skill boleh diterapkan, tapi jangan keterlaluan.


Baik, itulah sedikit review web drama The Miracle (2013) yang bergenre comedy romantic school. Mau drama yang lebih uwu? Bagi yang belum nonton, coba deh cari ‘Crash Landing On You’, atau bagi Kita yang sudah nonton, gimana gagal move juga nggak? Hehehe.

Sampai jumpa!


Maria Ulfah
Seorang pembelajar sepanjang hayat yang menyukai Psikologi, Motivasi, dan Pengembangan Diri, juga sering bergelut dengan 'Hati'.

Related Posts

2 komentar

  1. the miracle sering banet wara wiri di instagramku cuplikannya, yang kembar itu kemudian berubah posisi kan ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, yang berubah posisi, bertukar jiwa hehe

      Hapus

Posting Komentar

Follow by Email