disuduthari header

Perkuat Branding ODOP Blogger Squad dengan 3 Hal Ini!

2 komentar
Odop Blogger Squad

Hai, ODOP-ers! Terkhusus member ODOP Blogger Squad!

Sudah membaca judul di postingan kali ini? Sebetulnya, itu adalah jawaban #dudukdadakku atas pertanyaan yang bertengger di beberapa anggota ODOP Blogger Squad (OBS).

“Setelah sekian banyak yang didapatkan di OBS, apa yang bisa kuberikan padanya?” Begitulah kira-kira suara dari antah berantah itu menggema.

Prinsip take and give atau give and take yang lumrah digenggam sebagian orang tentu ada positif dan negatifnya. Positifnya, kita bisa belajar untuk melakukan suatu kegiatan dengan dua arah. Negatifnya, jika hal ini dipaksa diterapkan di semua situasi yang mana kita ‘seakan mengharuskan’ adanya take setelah give, maka hanya akan menyisakan kerugian untuk diri sendiri. Memanen kecewa, memberikan ruang tumbuhnya nestapa. Karena apa? Karena di dunia ini, tak selamanya segala sesuatu kembali dengan cara yang sama atau dengan orang yang sama.


Hehe, kembali lagi ke awal, bahwa salah satu yang bisa kita berikan selaku member pada ODOP Blogger Squad, yakni kelas lanjutan pelatihan blogging yang berada dalam naungan komunitas One Day One Post (ODOP) adalah dengan ikut memperkuat branding OBS. Sebelum masuk ke sana, kutemukan 4 Unsur Branding yang dijelaskan di niagahoster.id, lalu mari sama-sama kaitkan dengan OBS!


4 Unsur dalam Branding. OBS sudah punya?


1. Visi dan Misi

Hadirnya visi dan misi adalah sebagai landasan, harapan, juga arah langkah yang sangat penting. Adanya dua hal ini menjadi faktor yang menguatkan berjalannya suatu organisasi, komunitas, perkumpulan, bahkan secara pribadi apalagi mereka yang visioner takkan melewatkan point ini. 

Berbicara kelas OBS yang sudah memasuki tahun kedua penyelenggaraannya. Dari pengamatanku selaku new member yang masih beradaptasi ini, kulihat dari kegitan di grup dan seluk-beluk OBS yang diceritakana para pendiri dan yang berkontribusi di dalamnya, saat ini kelas OBS sudah meng-upgrade diri menjadi lebih tertata dari segi kurikulum, pemateri, dan hal teknis lainnya.

Kak Sakifah di blognya duniakifa.my.id selaku ketua ODOP tahun 2020, menjelaskan tujuan berdirinya kelas lanjutan ini, yakni:

  • Menjadi ‘wadah’ khusus bagi blogger di komunitas ODOP
  • Menjadi tempat menyalurkan passion ngonten
  • Membangun karakter blogger yang mempunyai goal
  • Membangun konsistensi para blogger

  • Tempat sharing bagi blogger


Nah, apa ini sudah cukup kuat sebagai visi dan misi OBS? Pengaplikasian misi sebetulnya sudah terasa, hanya tidak disebutkan secara eksplisit saja.


2. Logo

Satu hal yang menarik dari OBS bagiku adalah terbentuknya sebuah logo yang eksentrik, energik, dan cukup mewakilkan. Terima kasih Kakak yang sudah membuat logo ini! (Pena yang seperti ombak dengan warna air laut yang menyejukkan). Logonya, ada di atas ya! Belum dibubuhkan secara terpisah karena file aslinya hilang, hehe.


3. Jargon

“Verba Volant, Scripta Manent” merupakan jargon atau moto dari komunitas ODOP. Hal ini cukup membuatku terkesan, karena pada awalnya aku cukup asing dan menerka-nerka bahasa apa dan apa artinya. Setelah tah bahwa artinya adalah “yang terucap menguap dan yang tertulis abadi”, wah disitu langsung ‘cling’ dan memang sering mendengar ini. Dan ya! Dengan bahasa latin yang dipakai, ketika aku mendengar di banyak kesempatan, otakku langsung mengantarkan pada sebuah nama yaitu, @komunitas.odop.

Nah, itu kan jargon ODOP secara keseluruhan yang diambil dari peribahasa latin, OBS mau bikin juga nggak? Apa sudah ada? 


4. Website

Ngodop.com  adalah website/blog yang dimiliki komusitas ODOP. Di sana, dimuat beragam tulisan dari anggota ODOP sendiri. Nah, bagi orang-orang yang kepo dengan komunitas ODOP, dibuat pula akun media sosial seperti Istagram, dll.

So, ODOP-ers!

Branding komunitas One Day One Post sudah cukup terbangun, apalagi ada event RWC (Ramadhan Writing Challenge) dan yang lainnya. Lalu, dengan bertambahnya member OBS yang menggebu dan semakin solid, bukan tidak mungkin nantinya kelas OBS punya website sendiri dan akun media sosial sendiri. Bukan hanya keren, tetapi bisa memudahkan dan menguntungkan dari banyak aspek.


Perkuat Branding Odop Blogger Squad dengan 3 Hal Ini!

Yeay! Sekarang kita membicarakan bagaimana ikut memperkuat branding OBS. Selaku member, Kita tentu akan jauh lebih bahagia bilamana ikut berperan di sana. Betul?


1. Menulis Artikel dengan Keyword ‘ODOP Blogger Squad

Ketika mulai memikirkan tentang tugas minggu ini dimana harus memuat keyword di atas, aku cukup takjub dengan temuanku sendiri. Bagaimana tidak? Para penanggung jawab (PJ), sudah berpikir jauh ke depan. Sementara aku, terkadang baru sekadar menuntaskan tugas semata (yaa ampun, tutup muka ah).

Pokoknya disadari atau tidak, ini merupakan langkah branding yang efektif dan cerdas. Semakin banyak yang memposting tulisan, semakin besar pula peluang dikenalnya OBS. Selamat! 


2. Memublikasikan OBS di Akun Media Sosial Masing-masing

Hal ini bisa dikatakan sejalan dengan pembahasan SEO on-page dan SEO of-page, bisa juga tidak. Karena yang dipublikasikan bisa berupa tulisan di blog, atau tulisan dalam caption atau strory tersendiri. Apalagi, sekarang sedang marak mikro-blog di Instagram, sesekali membicarakan kelas OBS yang merupakan kelas lanjutan dari recruitment komunitas ODOP di masa pasca kelulusan dapat menjadi alternatif yang layak dicoba. 

Dari pengalaman rekrutmen ODOP 8 kemaren, jeda waktu antara pelulusan ODOP, munas, dan pembukaan kelas lanjutan cukup memakan waktu. Bagaiamana kalau ini dipergunakan untuk branding kelas ODOP Blogger Squad pada anggota baru ODOP? Tentu kontennya harus disiapkan dari jauh-jauh hari, karena pengurus komunitas sedang riweuh-riweuhnya menyiapkan ini dan itu.


3. Menceritakan-Mengajak Orang-orang di Sekitar Kita yang Tertarik dengan Dunia Blogging

Poin ketiga ini hampir sama dengan yang kedua, hanya mungkin di sini lebih menekankan aktifitas di dunia nyata. Ya walaupun, yang tertarik itu belum menjadi anggota komunitas ODOP. Dengan ketertarikan ini, mereka mulai melirik dan menanyakan kapan rekrutment ODOP dibuka kembali.


Baiklah, sekian yang bisa kita bicarakan mengenai ODOP Blogger Squad (OBS). Ingat kan? Kita saat ini ikut berperan di dalamnya. Jadi, yuk lebih semangat lagi belajar dan bergandengan tangan!


See you next time!


Maria Ulfah
Seorang partner belajar dan bloger. Sangat menyukai psikologi, motivasi, & pengembangan diri, juga sering bergelut dengan hati. Baru-baru ini menjadi kontributor antologi cerpen "Mengeja Patah, Merangkai Hati."

Related Posts

2 komentar

  1. Keren nih analisanya ... Sebelum bikin postingan ini pasti bikin riset ke sana ke mari dulu. Ya Kak. Soalnya tersusun pisan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin... Hehe, sedikit, Kang. Alhamdulillah, hatur nuhun ^^

      Hapus

Posting Komentar