disuduthari header

Cara Mengatasi Kesedihan Agar Tidak Menghambat Aktivitasmu

Posting Komentar

 Siapa sih di dunia ini yang nyaman dengan rasa sedih? Rasa-rasanya gak ada yaaa. 


Dilansir dari @PsikologiD, ada 6 tahapan untuk mengatasi kesedihan.


1. Pahami kesedihan tersebut - Hidup memang tak selamanya bahagia. Pahami dan terima untuk memulai langkah yang lain. 


2. Hadapi, dan tidak menghindar.


3. Menangislah untuk meluapkannya jika perlu - Ini akan membuat perasaan lebih lega dan lebih baik.


4. Ungkapkan keluh kesah dan kesedihan kamu - Bisa lewat tulisan, gambar, curhat dengan orang yang dipercaya, atau sebagainya.


5. Carilah hal yang bisa menghibur kamu dan membuat kamu tertawa


6. Yakinkan diri untuk melangkah lagi


Nah, itulah 6 langkah untuk mengatasi kesedihan.


Dan sebelum memulai langkah tersebut, penting bagi kita untuk mengenali perasaan kita sendiri. Dilihat dari banyak kesempatan, kita justru bias dalam melabeli hal perasaan kita yang sementara itu menjadi fakta tentang diri kita. Ketahuilah, perasaan-perasaan kita itu nyata namun hanya sementara. Dan itu bukan fakta tentang diri kita sebenarnya. Kita hanya mengalami saat itu saja...


Maka kurang tepat jika kita mengatakan "aku sedih" atau "aku memiliki kesedihan", akan lebih baik jika melabelinya dengan kalimat "aku mengalami kesedihan"/ "aku sedang sedih".


Tentu terlihat sepele yaaa, tapi bisa berpengaruh terhadap psikis kita looo. Kesimpulannya, kenalilah terlebih dahulu perasaan kita, pahami apa yang kita rasakan, lalu atasi semaksimal mungkin agar kita tetap produktif bagaimanapun situasinya.


Menangis bukan berarti kita lemah, bersedih buka berarti kita kalah, itu hanyalah romantika kehidupan, karena hidup merupakan perjalanan panjang.


Terimakasih dan sampai ketemu lagi, di sudut hari. Disini, kita akan terus berjabat tangan dan saling menguatkan. Karena, satu hal yang kutahu,


kamu adalah sosok kuat yang diciptakan untuk melakukan hal hebat!!









 

Maria Ulfah
Seorang partner belajar dan bloger. Sangat menyukai psikologi, motivasi, & pengembangan diri, juga sering bergelut dengan hati. Baru-baru ini menjadi kontributor antologi cerpen "Mengeja Patah, Merangkai Hati."

Related Posts

Posting Komentar